tingkat kebahagiaan

bismillah….

bahagia itu Selalu bisa berasal dari hal-hal sederhana.
dan ku pikir bahagia itu pun tergantung dengan siapa kita sedang berinteraksi.

ketika bersama sahabat dekat, kebahagiaan adalah tawa-“cacimaki”-makan bersama-baca komik-mendengarkan cerita-tangis: banyaaakk….
ketika bersama saudara seperjuangan,kebahagiaan adalah ketika berpeluh keringat mengemban amanah. berkorban waktu, pikiran, bahkan materi. itu bahagia…. [apalagi kalau lagi rihlah ]
ketika bersama orang yang baru dikenal. bahagia adalah ketika senyum yang ditebar dibalas dengan senyuman serupa, bahkan lebih lebar.
namun…
ketika bersama orang2 yang sering lupa… [bermasalah dengan ingatan jangka pendek maksudku], sering tak bisa menempatkan hal2 detil yang sebenarnya sangat membuat[ku] bahagia jika diingat.
kebahagiaan adalah
ketika rasa sayang masih terasa dalam bahasa yang digunakan,
ketika ingat dengan baju yang dipakai ketika bertemu muka
ketika ingat akan apa yang ku bawa di tas yang ku tenteng
ketika… ia ingat tanggal lahirku…

ya, semakin kita tau apa kekurangan dan kelebihan yang berinteraksi dengan kita
maka kebahagiaan yang kita harapkan akan menyesuaikan dengan “kondisi” mereka, otomatis.
memang tak bisa dipungkiri bahwa kebahagiaan yang diinginkan jauh lebih besar. namun ketika tidak bisa didapatkan… sudah ada berjuta alasan untuk “memaafkan”, untuk menerima, dan untuk berbahagia sepenuhnya…

selamat berbahagia….

4 thoughts on “tingkat kebahagiaan

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s