festival kegembiraan : catatan bersama anak2, canon 400D, dan kegemporan

bismillahirrahmaanirrahiim….

hei hei sini sini duduk dimari…
ku ceritain festival yang ku hadiri kemarin.

sabtu, tanggal 28 mei 2010.
daku seperti biasa tergopoh2 dari jakarta menuju bogor. tapi kali ini aku berangkat lebih awal yaitu dari ba’da dzuhur.
maklum, jadwal rutin pekanan yang biasanya hari ahad dimajukan jadi hari sabtu sore.
naek KRL ekonomi wae karena yang paling awal yang ekonomi.
nyampe cibeureum [bogor] jam 3 kurang, trus mampir buat beli makanan buat ngisi perut klo udah sampe di tempat liqo. trus jalan kaki ke tempat liqo [20 menitan] trus liqo.
di akhir acara, aku ditodong buat nemenin anak2 SD yang dulu pernah ku ceritain [yang pesantren kilat itu lhoo] untuk mengikuti Festival Anak Sholeh. acara yang dibuat oleh temen2 ETOS tiap tahun di GWW. isinya lomba2 gitu. jadi biar mereka punya pengalaman, ketemu orang2 baru, danlain2, hehe

ngngngngngngng… aku mikir dengan cepat. dan it’s oke. ahad kan kosong.
daripada bengong mending maenan sama mereka aja.

ahad pagi
jam 7 aku masih ngantri di kamar mandi.
dan agis sudah meng-sms dan menelpon
“bisa ke GWW jam setengah 8 atau jam 8 kurang kan?”
aku menjawab: “insyaAlloh cui..”
dan langsung melesat dan mandi kemudian rapi2. pake rok biru dongker, kemeja putih, dan kerudung biru dongker [satu2nya kerudung yang mecing yang teronggok di kardus].

jam 8 [lebih dikit ] aku udah keluar dan mau naek angkot biar cepet.
tp harus balik lagi minjem meja lipat buat yang ikutan lomba mewarnai dan kaligrafi.
sampe di sekitar GWW aku mampir ke atm dulu krn niatnya mau nalangin dulu duit buat registrasi. setelah terbengong2 dengan senam yang diadakan di samping GWW [pesertanya seratusan deh…] aku berlari2 kecil ke tempat registrasi.
setelah ngantri lama, eh gataunya aku harus ke meja sebelahnya krn ternyata TPA adek2nya itu belum terdaftar -___-“
nunggu lagi…
dan agis pun datang dengan membawa 13 anak SD.
wow… baju kami samaa….!!!
rok biru dongker-baju putih-kerudung biru dongker.
aku dan agis ketawa ngakak [sambil mikir kok bisa ya samaan banget gitu].
karena agis itu adalah alumni etos, maka dia dengan gampangnya membawa kertas buat daftar.
senioritas yang menguntungkan. heheheh

aku menghampiri mereka yang sedang bersiap2 diri di halaman wing kanan GWW setelah semua beres. dan seperti yang ku khawatirkan, mereka berlarian dan memanggil2 “kak susie… kak susie…”
sambil rebutan nyium tangan.
ahh,,, ga perlu gitu lah dek..
aku tau kok kalo aku keren dan terkenal

tapi kebahagiaan ketika bertemu mereka bergantia dengan petir yang menggelegar di siang bolong ketika kak fahmi menyapa dengan senyum merekah [halah.. pret]
“susie kok kurusan?”
susie kok kurusan.. susie kok kurusan…susie kok kurusan…
emang kapan sih gue gemuk?
aku cuman nyeplos “ya berarti program dietnya berhasil kak..”
haghaghag… jawaban asal.
banyak ngobrol dan tiba2 aya [anak kecil paling narsis dan hiperaktif] yang minta difoto.
“kakak ga bawa [lebih tepatnya belum punya] kamera. hmm,,, emang kak fahmi bawa kamera?” tanyaku sambil ngelus2 kepalanya.
dan dia dengan toanya berteriak “kak fahmi,,,, bawa kamera ga?”
dan sahutan dari belakang “oiya, a fahmi lupa bawa. nanti ya a fahmi ambil dulu”
yang dipanggil kak fahmi itu pun pergi ngambil kamera.
aku juga ikutan pergi ngambil meja lipat lain.
ketika aku [dan dhani] kembali dengan menenteng 3 meja lipat.
retinaku menangkap sebuah benda berwarna hitam yang sedang dipegang oleh kak fahmi.
dan aku berteriak dalam hati “huwaaaaa…. SLR…!!!!”
dan ketika mendekat, retinaku mengezoom merk slr itu dan terbaca : C-A-N-O-N = CANON.
cuit cuuuuiiiiitttt…… asek, aku kan belum pernah megang canon. hehe
aku dengan tampang mupengnya menatap [ya ga menatap juga sih… ngapain juga gue natap2 muka orang?? gimana ya ngomongnya?] kak fahmi dan bilang “kamera siapa kak”
“ini, punya temen fahutan” katanya sambil jeprat-jepret.
“hooo… mupeng” kataku lagi sambil cengar-cengir.
trus dia nyodorin kameranya.
aku dengan senang hati menyambut si hitam.
dan… aku menjeprat-jepret kesana kemari.
sambil mencet2 tombol2 yang ada di kameranya. penasaran .
seru deh. hehe

kami semua [13 anak ditambah aku, agis, dhani, dan kak fahmi] masuk ke dalem GWW.
mengikuti pembukaan acara dan mengawal anak2 itu di setiap lomba.
mereka ikut lomba mewarnai [3 anak], kaligrafi [2 anak], adzan [5 anak] dan busana muslim [2 anak]. yang satu lagi ikutan lomba apaan yak? wkwkwk gue lupa.

agis dan dhani harus ke masjid kampus [al hurriyyah terlopeh] untuk stadium general pai.
dan aku ditinggal sendirian buat ngejagain anak2.
huwooowww….
si canon masih setia bersamaku [dikalungin di leher] dan aku mondar-mandir nyariin mereka yang tiba2 hilang entah kemana.
trus sambil moto2in yang ikutan lomba busana muslim.
trus ke atas [ke tribun atas GWW]karena ada yang mau ngeliat kakaknya yang lagi lomba kaligrafi.
ke bawah lagi karena ada yang mau ke toilet.
ke atas lagi karena mau moto yang tadi ga sempet di poto di panggung.
dan.. gempor..

adzan dzuhur berkumandang, saatnya sholat.
tapi karena di GWW terbatas fasilitasnya, maka aku memutuskan untuk pulang ke kosan saja, wudhu-sholat trus balik lagi ke gww.
jam 1 aku balik lagi dan makan [nasi padang tapi cuma abis separuh] dan kembali mendampingi anak2 kecil itu.
trus kami ke tempat pelaksanaan lomba azan untuk menyemangati yang lagi lomba.
ketika masuk… aku langsung terjangkit penyakit ngantuk.
aku baca mushaf, tapi tak kunjung hilan penyakitnya.
murojaah hafalan [yang hilang ]… tetep weh ga ilang2 ngantuknya.
dan aku tertidur sebentar di dekat jendela bersama angin sepoi2 dari pohon pinus .
*kenapa ya ruang kuliah itu memiliki kekuatan untuk membuat kelopak mata menjadi begitu berat????*

sudah setengah 3, kami memutuskan untuk pulang saja.
sembari mencari carteran angkot kami menyusuri koridor faperta [fak pertanian], fema [fak ekologi manusia], kantin fateta [fakultas teknologi pertanian], dekanat FEM [fak ekonomi dan manajemen], LSI [perpustakaan pusat IPB], dan danau LSI.
kami jadi tontonan orang2 yang kami lewati.
yaiyalah… secara, ada rombongan sekian belas orang dengan anak kecil yang bawa balon, tas warna-warni, dan meja lipat bergambar naruto, pokemon, danlainlain.
berfoto2 di tangga LSI, di bawah jembatan LSI tepat di samping danau, trus melewati FEM, dan tak lupa berfoto di depan gedung rektorat.
hehehe

seru???
iya dong, seru…
gempor???
pastinya…

subhanalloh, walhamdulillah,,,
semoga hari ahad lalu menjadi kesan tersendiri bagi ke-13 anak itu.
dan mereka menjadi bagian dari pasukan yang men-sholeh-kan indonesia di kemudian hari.
aamiin.

NB: potonya belum bisa ku aplot karena belum minta filenya. hehehehe

8 thoughts on “festival kegembiraan : catatan bersama anak2, canon 400D, dan kegemporan

  1. susie89 said: iyaaaa…..panjang beud…..aku juga ternganga2 waktu ngeliat panjangnya ceritakusemoga yang baca ga muntah2. wakwakwak

    sori.. tapi. euum.. aku udah muntah segentong, sekarang dehidrasi.. hahaha

  2. berry89 said: panjaaangggggg… *jarang2 ncus cerita panjang

    iyaaaa…..panjang beud…..aku juga ternganga2 waktu ngeliat panjangnya ceritakusemoga yang baca ga muntah2. wakwakwak

  3. titintitan said: tpa di daerah jatinangor pastinya ;d

    ooo….jatinangor…bandung yak *yaiyalah… hiks.. bandung.. pengen ke bandung lagi…maenan di gasibu. jalan2 lagi. hehehe

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s