the Story of a jomblo freelance

bismillah…

blog ini malah jadi wadah nulis photo challenge doang. -___-”
*getok kepala*
oke, mari kita kembali pada topik normal dari blog ini : kehidupan.
aku mau ceritain tentang pengalaman tentang ditinggal selama 5 hari.
ya, cerita gue yg mendadak jadi jomblo freelance. well, jangan terlalu serius dengan istilahnya. ini cuman istilah yang gue bikin seenak jidat.

si kakak dapet tugas buat moto penyembelihan hewan qurban dan pendistribusiannya di yogya (baca : jogjaahhh :p) selama 5 hari. waktu pertama aku dikasih tau soal rencana itu adalah pagi2 pas mau berangkat kerja. aku sontak cuman bilang “lima hari? lama bangeet….”
oke, gue lebay soal kategori lama banget.
dan aku irit bicara sampe berangkat kerja. *ceritanya lagi galau :))*

frankly speaking,,, (klo ga salah artinya : singkat cerita)
tanggal 24 malem si kakak berangkat ke jogja, dan status jomblo freelance dengan resmi tertempel di jidat gue.
hari-hari tampak lambat berjalan. *halah… preet =))
dan idul adha + hari tasyrik pun berlalu tanpanya.
iya, gue lebay lagi. =P

dalam 5 hari itu, hanya beberapa sms dan telfon yang mampir ke henpon.
maklumlah di sana sibuk banget dan tabiat si kakak emang ga gitu suka sms-an ama telpon2an kecuali aku yang melancarkan serangan teror sms. *bahasanya serem banget hehe*

dan tadi pagi, si kakak jadwalnya pulang. aku gatau sampe bandung jam berapa. ku kira bakalan sama kayak waktu sampe ke jogja, jam 4an. tapi ternyata si kakak sampe rumah jam 6.50 wib. yang mana ketika itu aku udah di angkot stasiun hall-gedebage menuju jl. martanegara. yasudahlah, berarti pertemuan antara kami harus ditunda sampai nanti sore ketika adegan penjemputan dari kantor (klo dijemput sih ya.. belum tau juga sampe sekarang.hehe)
dan tragisnya (halah…), besok pagi2 buta aku harus sudah ada di turangga no.33 karena ada tugas ke Indramayu. =P

gue jadi kadang mikir,
ini kok gini amat ya. yang satu dateng, yang satu pergi. -___-”
but ya… selagi masih berdua, insyaAllah masih bisa ditoleransi… dengan term and condition applied *tetep ya =P

TUNG…!
barusan jam 4.02 pm ada BBM-an dari si kakak
“ketemu di rumah ya dek. ada rapat di kantor”
yosh, jadi angkoter lagi ^_^

nanti kalau sudah punya anak, mungkin keberatan2 ketika ditinggal terlalu sering dan lama bisa menjadi lebih heboh. mungkin… gatau jg sih gue.. haha

catatan penting dari gue sebagai seorang isteri
selama kepergian itu karena taklimat, qororot, atau apa ya istilah satu lagi itu? dari DPD/DPW/DPP, insyaAllah akan diikhlaskan pergi. selain itu? itu kompromi dari gue. B-)

~~~***~~~

for you, foreigner who is following my blog.

this story is about what i felt when my husband left me for 5 days to Yogyakarta for a work to do.

i called my status by “Jomblo freelance”. thank you for reading.

^____^

16 thoughts on “the Story of a jomblo freelance

  1. hihihi ini ceritanya sama yak,, suami seneng touring kemana-mana karna emang kerjaannya….. tapi nek aku pasti pake acara ngambeg duluuuuu :lol: , idem suami potograper juga, :D

  2. Bersyukurlah Nak,,,

    di sekitarku sinih, banyak yg tertempel stempel PJKA (Pulang Jum’at Kembali Ahad) di jidadnya…

    Jarak?
    Jakarta-Manado
    Jakarta-Lampung
    Jakarta-Sidoarjo
    Jakarta-Solo
    and any others place all over this country…

    *sumpehinikomensokbijakbangetmintaditimpuk

    • iyap, makanya….
      semua itu memang perlu adanya pembiasaan.
      tapi manajemen keluarga orang2 kan beda ya brur….
      imho, tak rela gue klo harus terpisah terlalu sering dan terlalu lama. mending gue yg ngalahin ngikut kemana dia pergi. *demi ye boo… =))

      *sumpeh ini koment balesan terpanjang yang pernah gue tulis kayaknya…*
      -___-“

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s