Di Atas Bumi Jakarta-Makassar

akhirnya….. datang juga waktu saya utk berkunjung ke Makassar.perjalanan ini sebenarnya sudah terjadi di awal bulan, tapi saya baru sempat posting =P.

dan alhamdulillah… keinginan saya utk melihat bumi dari atas kesampean juga karena jadwal pesawatnya jam 4 pagi. di perjalanan dengan pesawat sebelumnya (waktu saya ke Medan) saya hanya bisa liat lampu2 pemukiman penduduk (yang amazing banget itu) ketika take off maupun landing, selebihnya saya hanya bisa melihat gelap karena pesawat berangkatnya malam hari dan saya tertidur. hehe

Di malam perjalanan itu saya hanya tidur 3 jam yaitu di perjalanan bus Bandung-Tangerang dan ketika transit sebentar di rumah saudara teman perjalanan. ketika saya di pesawat, saya tidak tidur sama sekali karena takut kebablasan dan loss moment matahari terbit. mata yang panas-dan-sangat-ingin-nutup itu saya paksa buka dengan memutar2 pandangan ke sekeliling, baca-baca majalah yang disediakan pesawat, dan mencoba melihat langit yang masih gelap dari jendela.

cahaya.. hikari... =))

cahaya.. hikari… =))

sekitar jam setengah 5 lewat, semburat cahaya dari langit sudah mulai terlihat. saya kegirangan di bangku, mata semakin melotot melihat detil langit yang sudah mulai terlihat bentuknya. dan ketika cahaya matahari sempurna menempati setiap ruang kosong di langit, saya terpana melihat gerombolan awan yang seperti kapas. eh bukan… seperti kasuurr…. aaa… pengen melempar tubuh dan tidur di atasnya =)).

kaaassuuurrrr

kaaassuuurrrr

moment itu berisi tasbihΒ  dan tasbih. subhanallah banget ya Allah nyiptain langit dan bumi. kereenn…

sayap yang narsis =..=

sayap yang narsis =..=

selama perjalanan di pesawat, saya tidak henti-hentinya mencet tombol shutter kamera. pertama karena saya pengen semua yang saya liat bisa diabadikan, kedua karena saya bingung angle mana yang paling bagus utk membingkai langit yang amazing itu. jadi saya mending jeprat-jepret membabi buta daripada cuma bengong. hahaha :p

dari jendela ini saya melototin langit.. awan.. =D

dari jendela ini saya melototin langit.. awan.. =D

btw, moto dari pesawat emang ga boleh ya? kata temen saya yg dari bangka, doi pernah ditegur sama pramugari pas moto pake kamera. aku sih alhamdulillah ga pernah ditegur. =D

bumi makassar mulai keliatan. dan sayap yang harusnya saya crop =..=

bumi makassar mulai keliatan. dan sayap yang harusnya saya crop =..=

makassar

makassar

Sampai di makassar, langit agak gelap. gerimis rintik2 datang waktu kami naik taksi ke jalan sam ratulangi.

Bandara international sultan hasanuddin

Bandara international sultan hasanuddin

oya, bagi yg belum tau. di bandara ga ada angkutan umum semacam damri. jadi di sana banyak taksi berkeliaran. taksi2 ini udah menentukan tarif di awal, bahkan ditulis besar-besar di kertas ukuran A5 sampai A4. dan harus pinter2 nawar ya, karena kalau nggak gitu bisa kena 200 ribu ke tempat tujuan. teman perjalanan saya udah beberapa kali ke makassar, jadi beliau udah tau berapa tarifnya. kami cuma kena 100 rb ke sam ratulangi. untuk 3 orang itu udah murah ya… =D

dan liburan pekerjaan saya di Makassar pun dimulaiii…. =))

6 thoughts on “Di Atas Bumi Jakarta-Makassar

    • narsis di sebelah mananya? =..=
      aku narsisnya kan kalau lagi pengen aja.. dan pengennya itu tiap kali posting. :))

      hahaha, aku juga diem sih pas pertama naek pesawat. dan alhamdulillah, posisinya emang lagi ga pewe buat moto: di deket lorong pramugari. :))

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s