Boarding Pass ala PT KAI

Saya udah lama nggak menggunakan moda transportasi kereta api. Terakhir saya ambil rute jarak jauh waktu mau ke semeru, thn 2014. Jarak menengah itu waktu saya dan suami pulang dari wedding photoshoot di Bogor tahun lalu. Betapa jarangnya saya berinteraksi dg PT KAI… :mrgreen:

Nah, tgl 23 Maret 2016 (malam kamis) kemarin saya dan suami akhirnya kesampean main ke ujung pulau Jawa, tentu saja dg kereta. Kami naik KA Turangga BDG-SB, lalu melanjutkan perjalanan menuju stasiun Karangasem di Banyuwangi dengan KA Sritanjung pukul 14.00 hari Kamis.

Di stasiun Hall Bandung ini kami kenalan dg sistem Boarding Pass ala PT KAI. Saya sudah tau soal ini wkt nggak sengaja main ke stasiun buat janjian sama suami yg mw jemput beberapa minggu sebelumnya. Waktu itu saya terbengong2 krn loket customer service tiba2 hilang dan digantikan dg 4 komputer, alat scan barcode, dan printer dilengkapi dg tulisan Check in Counter besar-besar di atas. Wow, mirip di Bandara! :D

Saya lalu baca2 petunjuk boarding pass yg dicetak dg standing banner di sebelah check in counter itu. Intinya mah kita nggak perlu nyetak tiket lagi klo udh beli tiket via online atau di channel pembelian lainnya krn kita bs lgsg check in
dg kode pembelian atau dg men-scan barcode pembelian di counter itu. Setelah dienter, maka tercetaklah boarding pass yg akan diperiksa di gerbang masuk stasiun. Pun jika kita udh punya tiket kereta “jaman dulu” yg warnanya kebiruan, maka kita tetep harus mencetak boarding pass tadi.

Ini foto petunjuknya.

image

Klo ini foto boarding pass ala PT KAI kami :mrgreen:

image

Boarding Passnya unyu2 nih

Kami masuk ke stasiun melalui bagian kanan stasiun bandung yaitu di samping masjid stasiun dan Yomart. Di situ sudah ada 2 line petugas pemeriksa boarding pass. Kita tetep wajib memperlihatkan kartu identitas. Berhubung KTP saya lg proses di kabupaten, jadi saya makek paspor meski no. ID di tiket itu make nomor KTP 😂😂. Alhamdulillah ya, petugasnya Oke2 aja.

Di dalam kereta, kondektur tetap memeriksa tiket (boarding pass) penumpang dan tetap dg alat manual yg selalu dibawa yaitu pembolong kertas 😅. Penjagaannya ketat.

Setelah kami menikmati perjalanan malam, sampailah kami di Solo Balapan dini hari. Di stasiun ini ada beberapa penumpang baru yg akan menuju ke surabaya. Ketika kondektur memeriksa, sy kira penumpang baru itu akan membawa boarding seperti yg kami bawa dari stasiun hall. Ternyata ekspektasi saya tidak mjd kenyataan. Penumpang itu membawa tiket versi lama.

Saya jadi bertanya2, “apakah yg menerapkan boarding pass baru stasiun Bandung?”
Setelah saya search, ternyata benar. Menurut laman resmi PT KAI, Sistem Boarding Pass ini memang baru diberlakukan di stasiun Bandung tgl 22 februari 2016 lalu. Ke depannya sistem ini akan diberlakukan di seluruh stasiun di Indonesia. Tujuan sistem boarding pass ini adalah untuk mengatasi masalah tiket palsu yg sempat beredar di beberapa daerah.

Yuhuu… saya suka dg peningkatan sistem keamanan dan pelayanan PT KAI. Semoga terus berbenah dan lebih baik lagi.

Salam.
Ncuss

26 thoughts on “Boarding Pass ala PT KAI

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s