Hidup Itu Cuma Sebentar, Ayo Rencanakan Dengan Baik!

Four steps to achievement: plan purposefully, prepare prayerfully, proceed positively, pursue persistently –William A. Ward

Ketika ngobrol dengan teman-teman saya di kantor tentang hal remeh temeh dalam kehidupan, mereka selalu “amazed” dengan perencanaan yang saya buat. Maklum, saya nampak seperti orang yang tidak begitu peduli dengan tetek bengek atau remah-remah yang terjadi dalam hidup, haha. Padahal jauh dalam diri saya, otak saya selalu rusuh dengan pertanyaan: “Apa yang akan kamu lakukan minggu depan?” “Apa yang akan kamu capai tahun depan?” dan pertanyaan-pertanyaan lain yang sering bikin saya sakit kepala dan akhirnya saya lebih milih tidur daripada mikir.

Salah satu perencanaan kecil dalam hidup yang saya fikirkan dengan baik adalah bagaimana caranya menghabiskan “jatah cuti dari kantor”. Buat saya cuti itu identik dengan jalan-jalan. Dan jalan-jalan itu bagi saya sama pentingnya dengan makan dan minum.

buat saya, traveling itu satu level sama makan dan minum :D

buat saya, traveling itu satu level sama makan dan minum :D

Sebenarnya jatah cuti dari kantor itu cuman segitu2nya, nggak genap 2 minggu. Tapi karena tempat saya kerja itu sulit sekali untuk minta cuti 2-3 hari sekaligus, jadi cuti yang cuman belasan hari itu kayak nggak abis2 dipake. Jadi saya yang haus akan jalan-jalan selalu membuat planning buat jalan-jalan agar hidup saya tak hanya dihiasi berangkat-pulang kantor-tidur-berangkat kantor lagi.

Saya hampir selalu menghabiskan jatah cuti saya dengan baik selama 1 tahun. Pernah 1 kali saya tidak memanfaatkan jatah cuti saya di tahun itu dan saya merasa sangat menyesal di tahun berikutnya karena jatah cutinya angussss -_-“. Makanya saya selalu heran dengan teman saya yang bingung jatah cutinya buat apa karena doi hampir nggak pernah jalan-jalan. Begitu juga dengan dia yang heran sama saya kok bisa sih kepikiran buat rencana liburan taun depan sedangkan sekarang masih bulan Agustus :D.

Perencanaan cuti ini nampak sepele ya tapi karena cuti is traveling and traveling needs money. Jadi buat saya perencanaan cuti itu sama dengan merencanakan keuangan dan hidup saya dalam satu tahun. Perencanaan saya harus akurat karena keuangan kami pas-pasan pas mau traveling pas duitnya ada pas mau beli anu uangnya ada agar traveling plan berjalan dengan mulus seiring dengan terpenuhinya kebutuhan hidup yang lain, misalnya makan-minum, nonton bioskop, jajan cilok, ngisi bensin, pulsa, listrik, internet, cicilan rumah… *mendadak inget KPR yang belum lunas*

Misalnya begini, beberapa minggu lalu saya dan suami baru jalan-jalan ke Genting Highlands dan Penang – Malaysia. Trip kami yang cuman 4 hari itu sudah direncanakan secara kasar dari tahun lalu dan baru kami olah lagi perencanaan detilnya beberapa minggu sebelum keberangkatan. Perencanaan itu termasuk kita mau kemana aja, naik apa, nginep dimana, makan apa, bawa baju berapa, motor dititip dimana selama kami pergi dan bawa duit cash berapa. It took several weeks to plan everything karena kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Yey, Penang!

Yey, Penang! Photo: Wicak as my husband and private photographer

Nah kan, buat trip yang cuman 4 hari aja rempongnya dari taun lalu, gimana dengan merencanakan masa depan? Bagaimana buat pendidikan anak2? Gimana kalau kita udah pensiun dari kerja nanti? Dan hal-hal besar lainnya dalam hidup. Bagi orang-orang yang susah bikin planning, apalagi yang melibatkan duit dan kadang duitnya itu masih nggak nyata karena gajian cuman tiap tanggal 26 (haha) kita butuh tools atau pihak yang bisa membantu kita.

Alhamdulillah minggu lalu saya ikut event literasi keuangan dari Sunlife yang diadakan di salah satu kafe di Mall Paris Van Java-Bandung. SunLife memperkenalkan kepada kami tentang BrightAdvisor, sebuah portal online yang dapat membantu kita untuk merencanakan 4 hal penting dalam hidup yaitu kesehatan, investasi, pendidikan, dan proteksi. Berbeda dengan yang lain, BrightAdvisor lebih mengutamakan layanan edukasi kepada masyarakat secara pribadi melalui website tersebut. Jadi kita bisa nanya detil ke petugas yang bertugas, bukan hanya pertanyaan yang bersifat umum layaknya FAQ di brosur-brosur perusahaan. Pertanyaan tadi akan dijawab maksimal 2×24 jam.

Saya sendiri sudah coba beberapa tools yang disediakan di BrightAdvisor. Salah satunya adalah Kalkulator pintar untuk menghitung estimasi dana darurat yang perlu disediakan agar kalau ada musibah terjadi kita bisa lebih siap menghadapinya.

estimasi dana darurat via BrightAdvisor

estimasi dana darurat via BrightAdvisor

Buat saya, website ini adalah terobosan baru bagi edukasi tentang life planning buat masyarakat Indonesia. Untuk memanfaatkan BrightAdvisor yang bisa diakses di https://www.brightadvisor.co.id/Member tidak dikenakan biaya dan tidak diharuskan menjadi nasabah Sun Life terlebih dahulu. Hebatnya lagi, BrightAdvisor tidak akan memposting pertanyaan-pertanyaan pribadi kita di website mereka tanpa seijin kita. Ini sangat penting ya, terutama buat manusia seperti saya yang menjunjung tinggi privacy, hehe.

Narasumber dari Sunlife

Narasumber dari Sunlife: Mas Febie dan Pak Kaesar

Di event ini ada 2 pembicara lain yang berbagi pengalaman tentang perencanaan traveling mereka dan tips dari mereka agar bisa traveling with no worries. Yaitu Mbak Joice Tauris Santi, seorang pakar asuransi yang juga seorang wartawan dan Parmadi Budiprasetya, seorang blogger fotografi.

Joyce dan Parmadi

Joyce dan Parmadi

Hidup itu tentang perencanaan, namun sebaik-baik perencanaan adalah melakukan yang kita rencanakan dan menyertakan Tuhan di setiap langkah yang kita lakukan.

You can spend your whole life planning. But once you’re ready, get out there and start doing it. –Taylor Momsen.

17 thoughts on “Hidup Itu Cuma Sebentar, Ayo Rencanakan Dengan Baik!

  1. Soal cuti tahunan memang sayang sekali kalo gak diambil. Di tempat saya gawe, cuti gak diambil hangus gak bisa diuangkan.
    Hal jalan-jalan karena saya kerja di pinggir laut maka tiap hari saya anggap saya piknik, hehehe…

  2. aku nih anaknya susah soal ngerencana2in gitu, ckck, tiap berasa gaada uang baru nyesel tp pas ada jg gak tobat belanja :( mo liburan mana pernah nabung, sekali gajian lsg cus pake liburan. lg belajar memperbaiki jg sih. seneng loh nemu kalkulator ginian hehe

    • klo aku kadang rem-nya jebol juga lho, misalnya nonton film di bioskop yang alasannya cuman karena udah lama gak nonton padahal filmnya nggak ada yangmenarik. dan itu terulang banyak kaliii -__-”

      hihi, syukurlah klo sharingnya bermanfaat.
      thank you for stopping by ya El ^^

      • libur ke jepit sih di tengah-tengah..
        asiiik bwa keripik pisang coklat :p

        apa coba rasanya, saat sudah merencanakan sesuatu dijauh-jauh hari. ternyata harus batal gegara perizinan..
        wkwk *curhat gw

      • di desaku nggak ada tukang jual keripik coklat, adanya di kota. kasian emak gue klo harus ke karang :p

        hahaha… aku gak mau ngebayangin X_X. emang kamu mau liburan kemana woii :D
        risky banget memang klo rencana jalan2 jauh hari. aku pun rada ketar-ketir buat liburan taun depan *yaelah masih lama. plis projectnya si anu yang rempong itu kelar taun ini ajaa.. launchingnya jugaaakkk

Ciyee yang maunya jadi silent readers, tinggalin komen dong ah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s