Touring Bandung – Pantai Sawarna

bangga make syal pashmina =))

bangga make syal pashmina =))

sampai di sawarna, cuaca masih mendung. bahkan gerimis masih rutin turun bersama angin laut yg kencang. aku bergegas ke kamar mandi untuk wudhu lalu sholat berjamaah sama si kakak di salah satu “kamar” yang sudah kami sewa bersama2. sebagai info, masing2 orang membayae 25 ribu untuk menginap semalam dan menggunakan kamar mandi sepuasnya (untuk buang hajat, mandi dan bersih2 =D). oya, masuk ke sawarna itu bayar 3ribu saja per orang. setelah sholat, aku dan ibuk2 lain langsung menuju laut, tidak lupa menggiring anak2 yang sudah bergulingan di pasir dekat tempat menginap kami.

aku juga tidak berlama2, langsung ke bibir pantai dan bermain2 air. rok jins yang sudah berlumur pasir ku biarkan basah. tak lama kemudian, angin semakin berhembus kencang dan gerimis makin deras. tau kan jenis hujan yg butiran2nya kecil dan halus tapi waktu turun dari langit tuh sepasukan dan dengan kecepatan tinggi. aku menyerah pada cuaca seperti itu dan segera menepi ke warung utk minum2 yg panas : energen sereal, hehe. harganya 4rebu. kopi jahe juga harganya 4 rebu. Continue reading

Advertisements

Trip to lampung alone

Perjalanan kali ini direncanakan kurang lebih 4hari yg lalu. Cukup mendadak memang.. Karena penentuan tanggal baru dilakukan minggu ini. Hal ini membuatku terpaksa harus ke lampung sendirian karena suami ada tugas di bogor. Ngapain lagi klo bukan moto nikahan orang?
Hal yg tidak bisa dibatalkan karena menyangkut hajatan orang lain.

Aku udah biasa bolakbalik bogor/bandung/jakarta ke lampung sendirian. Jadi ya biasa aja ke lampung ndirian. Cuman yg merasa tidak biasa adalah saudara2 di rumah. Mana suaminya? Dan sejumlah pertanyaan serupa berentetan datang ku jawab dg jawaban yg sama. “lagi ada kerjaan yg g bs ditinggalin” hehe

Continue reading