1.096

Pagi ini sembari menunggu email di aplikasi outlook, saya buka-buka facebook. Lalu ada sebuah tanda yang menarik di sisi kanan atas dan voila… Facebook memberi tahu saya klo hari ini tepat 3 tahun saya menjadi seorang istri. Dan selama itu pula kami masih berdua, bertiga dengan Robb kami.

Segala hal pernah dilalui sama-sama. Bahagia, sedih, jahil, berlaku bodoh, kabur dari apotek, saling ngejek, berantem, jalan kaki sampe teler, ngegembel di yogya, ngesot ke semeru, touring sampe muka kucel… dst.. dst… Saya tidak bisa tidak bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan kepada kami, bahkan bisa jadi tidak sedikit orang yang iri dengan apa yang kami jalani padahal mereka memiliki apa yang tidak ada di tangan kami. Ah, sudahlah… saya sudah melewati fase memandang rumput tetangga. Sudah lama sekali. Dan well, salah satu inti dalam hidup adalah bersyukur bukan? :D

Di antara banyak hal yang terjadi di antara kami, saya sering merasa bahwa suami saya itu adalah kakak saya sendiri dan sering juga saya merasa bahwa dia adalah teman saya. Satu-satunya teman yang bisa membuat saya membuka mulut atas semua rahasia yang saya punya :D.

“Ya.. begitu kan seharusnya?” ucapnya suatu ketika di sekitar kampus ITB, yang saya jawab dengan Continue reading

EF #6 Thank you, Alter Ego

two sides of me

two sides of me

Based on Wikipedia.org, An alter ego (Latin, “the other I” or “demonic self” ) is a second self, which is believed to be distinct from a person’s normal or original personality. I am not sure I have an alter ego or not. But I DO realize that I have a different behavior and attitude in a different situation.

Most of people know me as a cheerful and humorous person. Yes, I am. And I called her Ncuss. But she just appears in front of people I know so well. If you just meet me once, you might never find her in me. Ncuss is a girl who does not seem to depend on others, even her husband.

But deep inside myself, I am not that kind of person. Huehue. I am actually a silence admirer. Continue reading

Nonton Om Benedict Di The Imitation Game

poster film

Kyaa… Benedict Cumberbatch.

Emang sih mainstream banget ngefans sama Benedict. Kyknya sebagian besar sherlockian yang cewek2 selalu bertebaran lope2 klo ngeliat si om-om ganteng inih. Hehe. Karena film Sherlock terbaru baru ada tahun depan, jadi film ini sebagai pelipur lara utk melihat aktingnya Om Ben (sok kenal). Eh kenapa jadi kyk benyamin gini yak XD.

Awalnya yang ngompor-ngomporin saya utk nonton film ini adalah si kakak. Katanya ini ttg perang-perangan. Waktu denger kata “perang”, saya langsung bilang “ah gamau ah, perang2an teruuss… “

“Ih, ini bukan perangnya, tapi ttg pemecahan kode sandinya Jerman. Pernah denger enigma gak?”

“gatau..”

“enigma itu bla.. bla.. bla…”

“ya… ya… aku mah ga mudeng.”

“ah, susah emang nerangin beginian sama kamu”

Haha…

Keesokan harinya si kakak bilang dengan suara keras “wih… ratingnya The imitation game 9 dong di IMDB”

Ah, masa’ sih. Ga mungkin banget ratingnya 9. Ratingnya 7,5 atau 8 aja udah bagus bingit. Saya cuman mbatin dalam hati.

Tapi karena saya juga sedang lelah dengan usaha utk pembelian rumah, saya terhasut utk nonton Om Ben di film teranyarnya. Beside… saya juga udah lama gak liat dia acting. Terakhir cuman di The Hobbit, yang mukanya gak keliatan itu. -__-“

Tgl 9 Februari akhirnya kami sudah nongkrong di depan Cihampelas Walk, Mall-nya anak-anak gaul Bandung. Capcus ke lantai 2, dan langsung beli tiket. @35 rb jadi totalnya 70rb. Sisa 30 rb buat beli jajan di Yogya lantai bawah. Setelah sholat maghrib, kami langsung balik lagi ke lantai 2 dan nungguin film yang based on true story ini dimulai.

tiket 2 film terakhir yg ditonton. nomor bangkunya sama persis! XD

tiket 2 film terakhir yg ditonton. nomor bangkunya sama persis! XD

Continue reading

Minggu Rasa Pancake

iphone

iphone

Minggu ini saya tidak ada agenda apa-apa. Nggak jalan-jalan, nggak main-main, Ceritanya lagi bokek :v. Saya sama si kakak cuman ke developer buat menyerahkan fotokopian buku tabungan. Semoga proses akad-nya lancaarr. Aamiin. Setelah itu kami nginep di rumah mertua yang hingga saat ini masih jarang dihuni karena bapak mertua belum pensiun dari TNI AU. Ceritanya sih buat quality time pluss… bersihin rumah meski cuman sekedar nyapu, ngepel, nyuci2. Haha.

Setelah sholat dzuhur, si kakak langsung nyuci motor kesayangannya. Saya heran aja sama hobinya yang satu ini, klo saya mah daripada rempong nyuci2 motor mending dikasiin aja ke tukang cuci motor. Ya nggak? :D

“kenapa sih kakak seneng banget nyuci2 motor” kata saya sambil ngeliatin penampakan motor yg terlalu besar.

“kenapa ya?? Ya… karena motornya bagus..” Kata si kakak dengan tampang cengar-cengir. wkwkwk Alasan yang sederhana dan wicak banget.

Sementara dia nyuci2 motor, saya ngoprek di dapur buat bikin cemilan. Continue reading

Touring Bandung-Ujung Genteng #2

Hiyaaa… Malah lupa ngelanjutin cerita inih. -__-. i was distracted by english friday, hehe. Oke, here we go

2 januari 2015

Pas jam 3 sore, saya terbangun di antara dengkuran halus si kakak di belakang telinga saya. Baru saja saya melek, terdengar teriakan orang di sekitar pantai dan suara sapu di halaman penginapan.

“jangan-jangan udah cerah nih…” pikir saya. Saya langsung menyibak tirai jendela dan benar! Matahari sudah mulai menghangatkan tanah meski masih malu2. Saya langsung beres2 dan tidak lupa membangunkan kakak yg nampak masih menikmati tidur siangnya.

Kami sore itu langsung menuju ke Pantai Pangumbahan, pantai yang terkenal dengan episode pelepasan tukik di sore hari. Saya tentu tidak mau ketinggalan momen itu karena saya pergi ke Ujung Genteng ini memang pingin liat tukik itu. Penasaraaann… :p

Kami naik motor menuju pantai tsb, tanya saja dengan penduduk asli situ pasti mereka tau dan gak pelit ngasih petunjuk arah. Jalan menuju pantai tsb ternyata sangat menantang (jika tidak mau dibilang jelek, wkwkwk) karena didominasi oleh bebatuan yg ukurannya ga nanggung2 dan saya liat sekilas sih sepertinya cukup tajam. Saya rada khawatir sama ban motor karena bisa-bisa bannya meletus. hehe. Tak hanya itu, di beberapa ruas jalan kami juga disambut dengan genangan air banjir setinggi betis laki-laki dewasa. Lagi2 saya parno klo misalnya motor yang kami naiki tiba2 tumbang dan baju, kamera, serta gopro pinjeman yg saya pegang itu rusak semua -___-“. Alhamdulillah berkat kelihaian si kakak bawa motor, kami selamat sampai tujuan.

Sesampai di sana saya langsung ke loket, beli tiket yang harganya rp 10.000/orang. Mengenai tiket, sebelum saya ke sini saya dapat isu bahwa harga tiket untuk melihat proses bertelurnya penyu di malam hari adalah Rp 150.000/orang, saya langsung melihat spanduk kecil di samping loket utk memastikan isu itu. Dan ternyata benar… Continue reading

EF #3 How Gadgets Affect Your Life?

Gaara on my phone's screen. kyaaa....

Gaara on my phone’s screen. kyaaa….

this post will be focused on one kind of gadgets: Handphone

i still remember the first time i met a gadget, a handphone to be exact. it’s when i was a student in junior high school. if i’m not mistaken, i was in 2nd grade. hehe. at that time, my classmate brought a small red thing to the class and when we had a break in the noon, she played it in front of our room. i was very curious what thing she played and so were my other friends. somehow, we surrounded her and asked everything about it. then we took turns using that thing which called a handphone. hehe.

then time runs so fast…
i finally got my very first handphone when i was in university, in 2nd year. it was sony ericsson, walkman edition, and orange! haha. i was very happy that time. “look at me, i have a handphone!” maybe i would scream that sentence to the world if i could not control my self :)). Well, i used it until i graduated from my university and got my first job. then i changed it to Samsung Galaxy Mini and it lasted for 1.5 years. i knew everything about twitter, whatsapp, and other apps because of it :D. maybe at that time it was too late to know about it, wkwkwk. and now, i have a Samsung Galaxy III Mini and don’t have any desire to have another ones.

and yes, HP has changed my life… Continue reading