buket bunga di pernikahan T dan Z
-karena foto pengantinnya masih jadi top secret :p-

Tertampar

Minggu lalu saya dan tim motret nikahan di salah satu gedung di Kota Bandung. Yang menikah adalah seorang aktivis berjilbab lebar di Kota Bandung yang usianya sudah matang utk menjalin mahligai rumah tangga. Saya benar-benar hanya tau The Bride, while the groom saya cuman tau namanya aja dari undangan yang ia kirimkan agar kami, sang fotografernya, gak nyasar :D.

Ketika saya sedang memotret proses make up sang calon mempelai perempuan, saya ajak T (sebut saja begitu) ngobrol2 soal siapa calon suaminya. Pertama agar T rileks sehingga ekspresi2 naturalnya keluar ketika saya motret tanpa harus diinstruksikan sama saya. Kedua karena memang kepo #eh :p. Ternyata Z (sebut saja begitu ya calon mempelai laki2nya) berasal dari Ambon. Aaaakk…. Kota yang pantainya ngangenin >,<. Dan Z bekerja di Papua. Waw, Jauh banget kan?

Sekitar jam setengah 9, Z datang bersama rombongannya. Dan sosok Z memang memperlihatkan beliau berasal dari salah satu kawasan Indonesia timur. Prosesi akad nikah di masjid dekat gedung berlangsung dengan cukup menegangkan karena Z harus mengulangnya beberapa kali. Setelah semua ritual selesai, sang pasangan pun berjalan menuju gedung. Di saat itu, saya benar-benar menangkap cinta di mata T. Kau tau kan ketika seorang perempuan sedang dimabuk asmara, lalu ia tersenyum lepas sambil merengkuh lengan kekasihnya? Bola matanya menunjukkan cinta, kasmaran! Continue reading

i am fat XD

Efek Cemilan Sehat !

Udah lama gak nulis sama blogwalking, heuheu. Capek cyiin si sayah keliling dari nikahan satu ke nikahan yang laen buat nyari nafkah =)). Sekarang saya mau cerita tentang efek cemilan sehat yg saya jalani selama setengah tahun terakhir.

Jadi saya ini dulunya kuliah di Mayor Ilmu Gizi, Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor. Bingung kan di kampus pertanian ada Ilmu Gizi segala? Tambah bingung kyknya klo tau di sana ada fakultas ekonomi sampai kedokteran hewan juga :D. Karena kuliah di situlah saya sedikit banyak tau efek2 makanan A dengan kandungan gizi X terhadap kesehatan tubuh, meskipun kebanyakan saya lebih sering amnesia daripada ingetnya waktu kalap makan :p.

Nah, sekitar setengah tahunan lebih, saya lebih strict ke diri saya utk menghindari makanan yang manfaatnya kurang bagi tubuh. Let’s call it as Cemilan Sehat :p. Misalnya nih ya… Continue reading

Good Bye 25

hello world, i am officially 26 years old now *tabuh gendang*

iya, saya tau kok klo banyak yg gak percaya klo saya BARU DUA PULUH ENAM TAHUN. karena muka tua dewasa saya #aseekk *dikepret massal*.

alhamdulillah, di 25 tahun pertama hampir semua harapan saya terkabul, bahkan ditambah dengan banyak hal yg tidak disangka2.

di 25 tahun pertama ini pula, Allah memberikan tarbiyah yg luar biasa,
♥ tentang bagaimana menyikapi nikmat hidup tanpa berlebihan
♥ tentang menikmati ujian dan cobaan dariNya dalam diam dan sujud2 panjang
♥ tentang mengenal diri saya jauh lebih dalam,
♥tentang berdamai dengan diri dan kesalahan-kesalahan masa lalu
♥ tentang mempercayai takdirNya dengan sepenuh-penuhnya keimanan, seluas-luasnya kesabaran
♥ tentang bertahan pada komitmen
♥ tentang idealisme yg mahal harganya
*kibas jilbab*

saya, berterima kasih pula pada dia, suami saya.
yg selama 3 tahun, 2 bulan,
2 minggu dan 5 hari ini menemani, mendoakan, meneguhkan, dan mengokohkan pundak saya.
You are the Man, Beib.

Alhamdulillah bini’mati tatimmushshalihat ^^

image

lagi motret nikahan bareng si nikon D5200

kami di sela2 pemotretan

#EF19 The Way You Look At Me

I never have a boyfriend before I got married. So the most memorable relationship for me is what I have with Mr. Wicak, the one who have become my husband for more than 3 years :D.

One of many things that I still remember is how he proposed me on January 2012. Mihihihi. *ini kyknya bakalan jadi curcol -__-“* He with his family went from Bandung to Lampung and arrived in my home in the afternoon. I remember how our family made a long enough conversation about us and how he stole a glance to me who sat in a “separated” room. It was not totally separated, there was a door without it’s leaf between those room, hehe. Maybe he just made sure that my face didn’t change to a monster or so :v or to make sure the house he entered was right :p. From this sentence you knew that I also stole a glance because I also had to make sure that man was same with the one who told me would propose me :p *bahasanya ribet ya bok*. After 1-2 hours, and my family accepted his proposal (alhamdulillah ya.. :p), then he and his family went home.

And the memorable moment I clearly remember is Continue reading

cici dan angel

Eksplor Stone Garden, Padalarang-Bandung

Ada yang pernah denger Stone Garden? Atau malah udah pernah ke sana? Ini tempat wisata yg cukup melejit popularitasnya beberapa waktu ke belakang lho… :D. Sekarang saya mau kasih tau nih klo saya hari minggu kemarin main ke sana. Semoga bisa jadi referensi wisata yg murah di Bandung Raya :D. Stone Garden atau Taman Batu terletak di daerah Citatah, Padalarang. Disebut Stone Garden karena tempat wisata tersebut didominasi dengan batu-batu besar yang konon adalah peninggalan dari jaman megalitikum *sambil buka Wikipedia :p*.

Saya memutuskan datang ke Stone Garden sendirian karena si kakak masih di Jakarta dan temen2 yang diajakin tiba2 membatalkan *pelototin satu-satu*. Dari Kota Bandung ke Stone Garden saya menggunakan jasa Kereta KRD Ekonomi Bandung dengan rute Cicalengka-Padalarang karena lebih efisien dari waktu, biaya, dan tenaga daripada naek angkot. Bagi teman2 yg dari Jakarta atau kota2 lain, KRD ini melewati Stasiun Bandung kok. Jadi gampang banget ke stone garden :D. Harga tiket KRD ini paling mahal 4.000 – 5.000 perak. Saya sendiri ke Padalarang naik dari stasiun Cimindi (CMD). Jadwal kereta KRD Bandung 2015 ada di bawah ya ;) Continue reading

moto kaki, karena gak pede buat selfie :p
yg ini mah gak pake slowspeed

Me Time Di Alun-Alun Bandung

Sejak hari kamis kemarin, saya lagi jadi jomblo freelance karena suami lagi sibuk menjamu temannya yg datang dari Surabaya. Saya harus menanggung ‘beban’ ini sejak si kakak semakin serius dan ditunjuk jadi Pak Lurah (or president, chief, whatever u named it) di tOekangpoto, komunitas fotografinya. Tak ayal saya harus melipir berangkat-pulang ke kantor naik angkot. Waktu perjalanan yg hanya 25 menit dengan motor membengkak 3x lipatnya setiap naik angkutan umum ini. ditambah dengan ongkos sekali jalan yg bikin dompet meringis. 11-12 rb x 2 (pagi dan sore) dikali berapa hari aktivitas ini berulang. Klo diambil jumlah hari maksimal (22 Hari Kerja) itu bisa buat isi bensin si motor di Shell buat sebulan (anter-jemput kantor, keliling bandung, jengukin rumah yg belum bisa ditempatin dan lain-lain). kebayang kan gimana tidak efisiennya naek angkot? #okecukupsudahcurcolnya :p

Nah, waktu hari Kamis kemarin saya kebetulan bawa kamera ke kantor buat pemotretan sebuah project hasil kerjasama kantor saya dengan sebuah Bank di salah satu taman di Bandung, lumayan bisa kabur bentar dari belakang meja sampe jam 11 siang. Jadi waktu saya balik ke rumah, si kamera otomatis harus saya bawa. Ransel dan laptop 14 inchi yg lumayan berat saya tinggal saja di loker di kantor. Dan waktu itu saya langsung berinisiatif untuk mengambil rute angkot yg lain, yg biasanya naik angkot hijau St. Hall-Gedebage, saya ngambil angkot merah tujuan Cicadas-Elang (jalan dikit ke depan Trans Studio Mall).

Angkot ini melewati salah satu icon kota Bandung yang semakin ngehits beberapa bulan terakhir yaitu Alun-ALun Bandung :p, jadi saya langsung turun di samping alun-alun, dekat Yogya Kepatihan. Saya waktu itu memilih rute ini karena saya pikir alun-alun adalah tempat yang cocok untuk menjalani “Me Time” Continue reading

#EF18 Me And My Job

Complicated is a situation makes me a headache, difficult to decide what I want, and sometimes drive me to do nothing but being lazy :D.

Like what I told you last week, I have a job as social worker. And I have a complicated relationship with it. I tell you that I love my carrier as social worker, much. Because I work here, I can go to some places that I never imagined before. by working here, I am forced to be more grateful because I always read poor people’s pofiles and sometimes I meet them in person when I have an empowering visit to slum area. What I see there, it slapped me right in my face,

“Ncuss, you are lucky! You are blessed because you have a husband, a motorcycle to ride, a smartphone, DSLR, and beyond everything.. you are healthy and have a perfect body. How could you not be thankful for what you have?”
Yeah, I love what I am doing here. Continue reading